Telusuri

  • Terbaru
  • Tipe Dokumen
  • Tahun
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PARIAMAN (MARET 2019)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata waktu tunggu pelayanan resep di instalasi farmasi rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman. Waktu tunggu obat jadi (non racikan) adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat jadi (non racikan) dengan standar minimal yang ditetapkan ≤ 30 menit. Sedangkan waktu tunggu pelayanan obat racikan adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat racikan dengan standar minimal yang ditetapkan ≤ 60 menit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik incidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 379 resep. Rata-rata waktu tunggu yang diperoleh untuk resep non racikan 55,92 menit dan racikan 61,23 menit. Rata-rata waktu tunggu yang diperoleh dari penelitian ini belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Republik Indonesia Nomor: 129/Menkes/SKII/2008. Faktor yang mempengaruhi lamanya waktu tunggu pelayanan resep adalah shift petugas dan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) Rumah Sakit.

ADEK SEPTIA RATNA SARI (2020)
© Akademi Farmasi Dwi Farma