Telusuri

  • Terbaru
  • Tipe Dokumen
  • Tahun
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN SAWO (Manilkara zapota L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Uji Efektivitas Antidiare Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara Zapota L.) Terhadap Tikus Putih Jantan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kekuatan efek antidiare ekstrak etanol daun sawo (Manilkara Zapota L.) terhadap tikus putih jantan. Diare adalah suatu keadaan dengan frekuensi defekasi (buang air besar) melebihi normal dengan konsistensi feses yang encer, feses dalam berbentuk cair ataupun setengah cair dan mengandung air lebih dari 200gr/ 200ml/ jam. Salah satu obat antidiare adalah loperamid HCl, dikarenakan obat – obat kimia banyak mengandung efek samping maka digunakanlah bahan – bahan alami yang berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa tanin yaitu salah satunya adalah daun sawo. Sawo (Manilkara zapota L) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa tanin yang tinggi. Berdasarkan penelitian sebelumnya kadar tanin yang didapat sebesar 4,65%. Masyarakat menggunakan daun sawo sebagai antidiare dengan cara merebus semangkuk daun sawo dengan satu setengah gelas air kemudian diminum. Tanin berfungsi untuk mengurangi intensitas diare dengan menciutkan selaput lendir dan dapat mengurangi banyaknya feses beserta mineral-mineral yang keluar. Dari penelitian menunjukkan bahwa dosis 130 mg dengan persentase kadar air nya sebanyak 81,2%, dosis 65 mg dengan persentase kadar air nya 90,13%, dan 32,5 mg dengan persentase kadar air 91,33%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sawo memiliki efek sebagai antidiare.

REZA NOVIARIZALITA (2020)
© Akademi Farmasi Dwi Farma