Telusuri

  • Terbaru
  • Tipe Dokumen
  • Tahun
STUDI KASUS CEMARAN BAKTERI PADA BEBERAPA SEDIAAN JAMU

Jamu merupakan obat tradisional yang dibuat oleh masyarakat secara turun temurun berdasarkan pengalaman menggunakan bahan yang mencakup seluruh bagian tanaman yang masih segar. Tidak terjaminnya mutu dalam pengambilan bahan, proses pembuatan, pengemasan, hingga penyajian memungkinkan jamu untuk terkontaminasi bakteri, terjadi kontaminasi bakteri patogen maka dapat memberikan resiko signifikan pada kesehatan. Cemaran mikroba diuji menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT) untuk mengetahui adanya bakteri dan kelayakan konsumsi jamu. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui sediaan jamu yang terkontaminasi bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamu yang terkontaminasi bakteri yaitu jamu gendong yang di olah secara tradisional. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa jamu yang layak di konsumsi yaitu jamu pelangsing berupa serbuk dan pil yang beredar di pasar tarandam Padang; Jamu Tujuh Angin dan Sari Asih PT. jamu Air Mancur Surakarta.

Mira Ramadani (2020)
© Akademi Farmasi Dwi Farma