Telusuri

  • Terbaru
  • Tipe Dokumen
  • Tahun
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIJAMUR DARI BEBERAPA JENIS TEMPE

Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di Negara berkembang, termasuk Indonesia. penyebab utama penyakit infeksi adalah bakteri. Pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan dengan cara tradisional, salah satu jalan alternatif yaitu dengan mengkonsumsi tempe. Dari beberapa penelitian di laporkan ektrak tempe memilki sifat sebagai antibakteri yang memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri. Studi literatur bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak tempe menggunakan konsentrasi serta jenis tempe yang berbeda dengan metode difusi agar. Tempe yang digunakan dari beberapa penelitian dengan jenis tempe gembus, tempe kedelai hitam dan tempe kedelai biasa. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa tempe dapat menghambat pertumbuhan bakteri seperti bakteri Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, Escherichia coli, Bacillus subtilis, Salmonella typhimurium, shigella flexneri, Bacillus cereus. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak tempe dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan respon hambat kuat terhadap bakteri Shigella flexneri, Escherichia coli, dan Salmonella typhimurium. Sedangkan respon hambat sedang yaitu terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan respon hambat lemah yaitu terhadap bakteri Bacillus subtilis, dan bacillus cereus.

LUSI ROSANTI (2020)
© Akademi Farmasi Dwi Farma